Berita  

Jembatan Desa Meddelan Ambruk Sejak Tahun 2022, Warga Minta Pemkab Sumenep Segera Bertindak

Jembatan Desa Maddelan Ambruk Sejak Tahun 2022, Warga minta Pemkab Sumenep Segera Bertindak

SUMENEP, CRNnews.id – Kondisi jembatan di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, hingga kini masih menjadi perhatian warga. Jembatan tersebut dilaporkan mengalami kerusakan dan ambruk sejak 2022, namun hingga 2026 belum mendapatkan penanganan yang diharapkan masyarakat.

Warga Desa Meddelan meminta Pemerintah Kabupaten Sumenep segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi jembatan tersebut. Selain menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat, lokasi itu dinilai rawan dan disebut telah beberapa kali menyebabkan kecelakaan.

Baca Juga : E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Disorot, DPC AWDI Sumenep Pertanyakan Urgensi dan Kesiapan Sistem Digital

Warga berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep segera turun ke lapangan untuk melihat secara langsung kondisi jembatan serta melakukan kajian teknis terhadap kerusakan yang terjadi.

Menurut warga, penanganan tidak cukup hanya melalui laporan administratif. Pemeriksaan langsung di lokasi dinilai penting agar pemerintah dapat menentukan langkah yang tepat, termasuk kebutuhan perbaikan atau pembangunan kembali jembatan apabila kondisi memang sudah tidak layak digunakan.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep harus memperhatikan keberadaan jembatan ini. Jangan sampai menunggu ada korban lagi baru dilakukan penanganan,” ungkap seorang warga.

Baca Juga : Bupati Fauzi Dorong Tongtong Angin Ribut Sumenep Tampil di MotoGP Mandalika 2026, Jadi Ajang Promosi Budaya Madura

Warga juga meminta Bupati Sumenep lebih responsif terhadap laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur dan keselamatan pengguna jalan.

“Bupati juga harus peka dengan adanya laporan masyarakat, bukan malah saling melempar kebijakan. Warga membutuhkan tindakan nyata dan solusi atas kondisi jembatan ini,” ungkapnya.

Karena persoalan tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat, warga berharap Pemkab Sumenep melalui dinas terkait, khususnya Dinas PUTR, tidak membiarkan kondisi jembatan berlarut-larut tanpa kepastian penanganan.

Baca Juga : SP2HP Sudah Keluar, Namun Pelaku Pemukulan Terhadap Minatun Belum Ditahan

Warga meminta adanya kejelasan mengenai langkah pemerintah, mulai dari pengecekan kondisi di lapangan, perencanaan teknis, hingga realisasi penanganan jembatan.

Hingga berita ini ditulis, keterangan resmi dari Dinas PUTR Kabupaten Sumenep terkait kondisi dan rencana penanganan jembatan tersebut masih perlu dikonfirmasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *