Pernyataan Kepala Desa Batang-Batang Daya, tentang Kasus yang Viral, Publik Desak Pengungkapan Fakta

PhotoResizerOriginalWeight:398686

SUMENEP – CRNnews.id. Polemik dugaan kasus asusila yang menjadi perbincangan publik di Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, terus menyita perhatian masyarakat.

Di tengah derasnya sorotan publik, Kepala Desa Batang-Batang Daya, Naisa, mengaku tidak mengetahui adanya dugaan peristiwa yang sebelumnya ramai diberitakan sejumlah media.

Saat dikonfirmasi wartawan, Naisa menyatakan bahwa apabila benar terdapat persoalan di wilayah desanya, seharusnya pemerintah desa menjadi pihak pertama yang memperoleh informasi dari masyarakat.

“Kalau memang ada masalah di desa, seharusnya kepala desa yang pertama mengetahui,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memunculkan beragam respons di tengah masyarakat. Sebagian warga mempertanyakan mengapa pemerintah desa mengaku tidak mengetahui persoalan yang telah menjadi pembicaraan publik.

Di sisi lain, masyarakat juga berharap agar persoalan tersebut tidak berhenti sebatas menjadi isu, melainkan dapat diungkap secara terang melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Kasus ini mencuat setelah beredar informasi mengenai seorang perempuan warga Desa Batang-Batang Daya yang melahirkan seorang anak di luar ikatan perkawinan. Informasi tersebut kemudian menjadi viral di berbagai media dan media sosial hingga memicu perhatian luas dari masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas ayah biologis anak tersebut belum diumumkan secara resmi dan belum dipastikan melalui proses hukum maupun penyelidikan oleh pihak berwenang. Karena itu, seluruh pihak diharapkan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum dapat melakukan langkah-langkah penyelidikan apabila terdapat dugaan pelanggaran hukum, sehingga fakta yang sebenarnya dapat terungkap dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

Mereka juga meminta pemerintah desa lebih proaktif menyikapi persoalan yang berkembang agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat.

Reporter masih terus menghimpun informasi dan melakukan konfirmasi kepada berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, tokoh masyarakat, keluarga yang bersangkutan, serta aparat penegak hukum.

Pemberitaan ini akan terus diperbarui sesuai perkembangan dan keterangan resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bahkan reporter. tetap akan berkomitmen dalam menjalankan prinsip jurnalistik yang berimbang (cover both sides), serta mengedepankan asas praduga tak bersalah, serta memberikan ruang kepada seluruh pihak terkait menyampaikan klarifikasi maupun tanggapan atas pemberitaan ini.( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *